Selasa, 25 Oktober 2011

Menyusun Struktur Program Pelatihan ( reportase ke-4 pertemuan ke 7 )


Jakarta, 17 oktober 2011. Ruang 306 Gd. daksinapati lantai 3, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Pada hari itu seperti biasa kami melaksanakan perkuliahan manajemen diklat oleh dosen kami yaitu Bapak Amril Muhammad, SE., M.Pd beliau mereview tugas yang sudah kami buat sebelumnya dan membantu kami untuk memperbaikinya. Setelah itu beliau menjelaskan uraian tugas apa saja yang harus dilakukan oleh pemilik jabatan tersebut dan memanggil kami secara perkelompok dalam pembuatan jabatan yang sama. Lalu kami diberikan kesempatan untuk memperbaiki tugas tersebut dengan tambahan struktur organisasi dan persyaratan pemilik jabatan tersebut lalu di kumpulkan keesokan harinya.
Setelah semuanya selesai di jelaskan oleh dosen kami, beliau menjelaskan lagi untuk tugas minggu depannya yaitu membuat silabus.
Zenith Mar’atussolehah
1445097787
MP NONREG ‘09

Minggu, 16 Oktober 2011

MANAJEMEN DIKLAT ‘ KURIKULUM ‘


Jakarta, senin, 9 oktober 2011. Jam 08.30 WIB di gedung Daksinapati lantai 3, fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta. Dalam pertemuan ke enam ini dosen kami yaitu Bapak Amril Muhammad, SE., M.pd dalam mata kuliah Manajemen Diklat menjelaskan tentang bagaimana langkah-langkah menyusun kurikulum.
Sebelumnya dosen kami pak amril memberikan penjelasan mengenai pengertian kurikulum. Kurikulum ialah rencana tertulis, sebagai perwujudan dari kurikulum sebagai suatu ide yang didalamnya memuat tentang tujuan, bahan, kegiatan, alat-alat, dan waktu. Setelah itu beliau baru menjelaskan tentang bagaimana langkah-langkah menyusun kurikulum, sebelum menyusun sebuah kurikulum kita harus menentukan kompetensinya terlebih dahulu, karena di dalam sebuah kompetensi itu kita harus memiliki kemampuan berfikir, bersikap dan bertindak secara konsisiten sebagai perwujudan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dimiliki oleh peserta diklat. Setelah menentukan kompetens,i selanjutnya kita menentukan kompetensi utamanya, lalu kompetensi pendukung, dan kompetensi lainnya.
Setelah semuanya di jabarkan oleh dosen kami mengenai langkah-langkah menyusun kompetensi, kami pun diberikan tugas untuk membuat struktur organisasi dari ke tiga kompetensi tersebut dan menentukan mata diklat apa yang layak diberikan untuk mencapai kompetensi-kompetensi tersebut serta jumlah jam pertemuan mata diklat tersebut.

NAMA : ZENITH MAR’ATUSSOLEHAH
NIM : 1445097787
MP NONREG ‘09

Minggu, 09 Oktober 2011

REPORTASE 2 MANAJEMEN DIKLAT ‘ STRUKTUR ORGANISASI ‘

Jakarta, Senin 03 oktober 2011 bertempat di gedung daksinapati lantai 3 ruang 306 dengan mata kuliah manajemen diklat bersama dosen kami yaitu Bapak Amril Muhammad, SE., M.pd. Dalam pertemuan ke-3 kali ini beliau menjelaskan tentang Struktur Organisasi, dan meminta kami untuk membuat sebuah bagan Struktur Organisasi. Sebelum nya beliau memberikan contoh susunan struktur organisasi yang sudah di buat oleh beliau melalui power pointnya. Lalu kami membuat susunan struktur organisasi tersebut sesuai dengan bisnis yang sudah kami tentukan di mata kuliah sebelum nya.
Pembahasan mengenai struktur organisasi ini juga bertujuan untuk mengajarkan dan memberikan arahan kepada mahasiswanya bagaimana cara membuat struktur organisasi dengan baik agar seorang manajer nanti harus mampu membuat sebuah struktur organisasi nya secara tepat. Dan tidak hanya itu kami juga di minta untuk membuat job descriptionnya, agar menentukan jenis pelatihan apa saja yang diperlukan dalam masing –masing jabatan dalam sebuah organisasi tersebut.
Terimakasih, sekian reportase saya kali ini…

ZENITH MAR’ATUSSOLEHAH
1445097787
MP NONREG 2009

Sabtu, 01 Oktober 2011

REPORTASE I MANAJEMEN DIKLAT "Training design and Evaluation Model"

Jakarta 26 september 2011. Pukul 08.00-10.00 gedung Daksinapati kampus A lantai 3 ruang 306 Unversitas Negeri Jakarta, dengan mata kuliah Manajemen Diklat oleh dosen Amril Muhammad, SE.,Mpd. Pada hari itu dosen saya pak amril menjelaskan tentang training design and evaluation model.
Alasan mengapa perlu di adakannya sebuah pelatihan :
1.     Ada kesenjangan antara kinerja aktual dengan kinerja ideal, contohnya, seseorang bekerja tidak sesuai dengan tuntutannya. Misalnya seseorang bekerja di suatu perusahaan seharusnya ia mendapatkan upah sesuai dengan apa yang sudah dikerjakannya, tetapi upah yang diterima tidak sesuai dengan apa yang sudah dikerjakannya.
2.    Karyawan baru, contohnya seseorang melamar pekerjaan sebagai receptionist, maka ia harus mengikuti job training, agar kinerja yang dihasilkan menjadi lebih baik.
3.    Teknologi baru, dapat dikatakan baru jika memang ada suatu inovasi baru dari teknologi tersebut, atau dapat dikatakan baru jika terdapat pengembangan baru dari teknologi sebelumnya.
4.    Membangun suatu budaya, contohnya adanya suatu budaya yang berbeda antar perguruan tinggi, antara UPI dan UNJ. Perbedaannya yaitu pada moto dari masing-masing perguruan tinggi.
5.    Promosi atau Mutasi. Promosi ialah suatu istilah dalam perusahaan untuk menaikkan jabatan seseorang ke jenjang yang lebih tinggi. Sedangkan mutasi ialah perpindahan suatu jabatan pada jenjang yang setara.
Selanjutnya, dalam mendesign suatu pelatihan dan menilai model tersebut, terdapat hal-hal yang harus diperhatikan :
A.  Mengidentifikasi kebutuhan
1.     Mengidentifikasi masalah, yaitu dengan melihat apakah dalam suatu kinerja terdapat kesenjangan atau tidak dalam upaya meyelesaikan dari suatu masalah.
2.    Menganalisis pekerjaan itu sendiri, yaitu dengan dibuatnya job description dari masing-masing bagian, sehingga setiap orang dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Deskripsi pekerjaan ini harus jelas jangan sampai ada yang menyimpang.
3.    Mengidentifikasi target kelompok, yaitu dengan menspesifikasikan bidang masing-masing.
4.    Menganalisis kebutuhan pelatihan, yaitu dengan : a. Melakukan survei ( melihat sebab dari pelatihan ini b. Pengamatan (pengamatan disini sifatnya ada 2 ada yang langsung dan ada yang lewat atasan. Pengamatan langsung dilihat diamati secara langsung oleh kita dan pengamatan lewat atasan biasanya dilakukan oleh atasan melalui catatan )c. Studi dokumen ( adanya penilaian kinerja ) d. Wawancara
B.  Mengatur dan Merancang Sasaran (objectives setting)
1.     Penentuan persyaratan masuk, misalnya untuk mendaftar di suatu perguruan tinggi, peserta didik sudah harus mememiliki ijasah SMA/SMK. Persyaratannya antara lain dilihat dari segi fisik yang sehat dan tidak buta warna dan juga dilihat dari segi sikap, harus ramah dan lemah lembut.
2.    Mendesign sasaran, hal ini dilakukan agar seseorang yang telah mengikuti pelatihan ini, mudah dalam mendapatkan pekerjaan.
3.    Merancang test, hal ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kemampuan seseorang.
4.    Memvaliditasi tujuan, proses ini dilakukan untuk memastikan bahwa kita mencapai sasaran tersebut, karena jika tujuan tersebut tidak tercapai maka akan terjadi inefisiensi (kemubaziran)
C.  Design Instruksi (instruction design)
1.     Design instruksi, misalnya seperti merencanakan pembelajaran yang akan dilakukan.
2.    Pelatihan instruksi, contohnya pelatih kebakaran dibutuhkan instruksi-instruksi yang tepat dan jelas.
3.    Materi atau handout instruksi, yaitu dengan menyediakan laboratorium untuk praktek.
D.  Implementasi atau menerapkan (implementation) 
1.    Merencanakan fasilitas dalam pelatihan, contohnya didalam sekolah harus dilengkapi berbagai macam fasilitas seperti banyaknya kursi disesuaikan dengan jumlah siswa satu kelas.
2.    Memilih instructor / pelatih yang tepat, hal ini dilakukan dengan cara seleksi dan pelatihan untuk mendapatkan pelatih (instruktur) yang baik.
3.    Pelatihan seleksi, hal ini dilakukan karena dalam suatu pelatihan pasti memiliki kapasitas yang terbatas,maka dilakukan lah seleksi untuk mencapai tujuan yang lebih spesifik. 
4.    Melaksanakan pelatihan sesuai dengan apa yang direncanakan.
E.   Evaluasi (Evaluation)
1.     Menganalisis prestasi yang dicapai. Sasaran ini dapat dilihat dari jumlah dan waktu yang digunakan selama pelatihan, selanjutnya baru di evaluasi.
2.    Menganalisis kinerja kerja pelatihan. Evaluasi ini dilakukan apabila sesorang tersebut sudah masuk kerja.
3.    Menghitung biaya apakah sepadan atau tidak.

Nama : zenith mar’atussolehah
Nim : 1445097787
Manajemen Pendidikan Non Regular ‘09