dalam pertemuan mata kuliah manajemen pemasaran jasa pendidikan minggu lalu yang dibahas yaitu mengenai positioning. Positioning merupakan bagaimana menempatkan produk yang akan dijual sesuai dengan sasaran beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam positioning. Ada dua hal yang perlu diperhatikan dalam positioning, yaitu : competitive advantages dan communicating and delivering. Competitive advantages terdiri dari empat unsur, yaitu product, service, personal, dan image. Sedangkan communicating and delivering berkaitan dengan proses menyampaikan barang dari produsen ke konsumen.
Setelah membahas tentang positioning, selanjutnya akan dibahas tentang marketing mix. Marketing mix terdiri dari empat komponen. Ada produk, price, place, dan promotion. Produk merupakan segala sesuatu yang ditawarkan ke pasar, baik itu makanan, minuman, ataupun attention yang mungkin memuaskan kebutuhan seseorang. Produk di klasifikasikan menjadi 2. Yang pertama consumer product, yaitu barang itu dapat dinikmati sendiri oleh konsumen itu sendiri. Dalam consumer product terbagi menjadi beberapa hal. Ada convinience, suatu produk yang dibelinya secara terus menerus. Shopping product, produk yang akan dibeli di pilih dulu secara selektif. Specialty product, barang-barang tertentu yang biasanya dibuat pada saat-saat tertentu ( sifatnya spesial ). Unsought product, seorang konsumen membeli barang karena hanya ikut-ikutan saja. Tidak sesuai dengan kebutuhannya. Klasifikasi yang kedua, Industrial product. Industrial product merupakan suatu produk yang dibeli untuk dijual kembali/ bisnis.
Seseorang jika membeli suatu product tentunya mempunyai beberapa alasan atau pertimbangan dalam membeli product tersebut. ada 5 alasan atau pertimbangan seseorang dalam membeli product, yaitu product atributes, brand, packaging, label, dan product support services. Product atributes berhubungan dengan kelengkapan peralatan maupun produk, seperti quality, feautures, dan design. Suatu produk dikatakan berkualitas apabila memiliki fungsi, daya tahan, penghandalan, presition, dan repair. Brand adalah nama yang penting sebagai tanda dan symbol dari produk atau perusahaan yang memproduksi. Packaging berhubungan dengan pengemasan suatu produk. Biasanya produk dikemas semenarik mungkin agar pembeli tertarik membeli produk tersebut. Label hampir sama dengan brand, contohnya ketika orang membeli air minum kemasan pasti menyebutnya dengan merek AQUA padahal air minum kemasan itu bukan bermerek AQUA, contoh lainnya orang-orang menyebut Bus Transjakarta dengan sebutan busway, padahal nama sebenarnya adalah Bus Transjakarta. Product support services merupakan layanan pendukung pada suatu produk. Contohnya, membeli handphone ada tempat servicenya.
Nama : zenith mar’atussolehah
No.reg : 1445097787
MP Non Reguler 2009